Mengajak Anak Berkebun dan Manfaatnya Bagi Tumbuh Kembang Anak

Ada sebuah ide bagaimana agar kegiatan berkebun di pekarangan menjadi lebih menyenangkan, yaitu mengajak anak-anak ikut serta. Hobi berkebun sebaiknya tidak hanya menjadi kesenangan orang dewasa saja. Ada baiknya hobi menanam berbagai jenis tanaman di sekeliling rumah juga ditularkan pada anak sejak dini.

Sayangnya, terkadang kita enggan melibatkan anak di kebun. Khawatir anak main tanah , khawatir kotor, takut sakit, takut ini, takut itu. Akhirnya dari pada repot, mendingan anak-anak di rumah saja. Berkebun biarlah menjadi urusan orang dewasa.

Biarkan Anak Menikmati Alam

Mengajak serta anak berkebun di halaman merupakan ide yang brilian. Ada banyak manfaat positif berkebun bagi tumbuh kembang anak. Kotor selama berkebun tidak masalah. Mari lihat sisi positifnya. Bagaimana cerianya anak-anak menjalani aktivitas berkebun, berapa banyak kesempatan bagi mereka untuk bereksplorasi dengan alam, dan berapa banyak kesempatan mengenal alam yang mereka peroleh selama berkebun. Masalah anak kotor-kotoran di halaman? No Problem. Setelah selesai bisa dibersihkan. Yang penting selama berkebun anak-anak tetap dalam pengawasan orang tua.

Pekarangan rumah merupakan ruang interaksi antar anggota keluarga, demikian pendapat Rebecca P. Cohen, penulis buku 15 Minutes Outside: 365 Ways to Get Out of the House and Connect With Your Kids . “ita bisa merencanakan banyak hal di pekarangan bersama anak, seperti menentukan jenis tanaman yang akan ditanam, tata letak, jenis pupuk, cara merawat dan lainnya,” tambah Rebecca.

Berikan anak kesempatan untuk menikmati alam ini seluas-luasnya. Biarkan mereka mengenal alam ini lebih dekat. Mereka adalah tangan-tangan kecil yang kelak bertanggung jawab untuk memakmurkan alam ini dengan karya-karya mereka.

Manfaat Berkebun Bagi Tumbuh Kembang Anak

Menularkan semangat berkebun pada anak sangatlah baik untuk tumbuh kembangnya. Apa saja manfaatnya? Yuk simak pada ulasan berikut:

1. Mengenal berbagai jenis tanaman

Saat berkebun anak-anak bisa melihat dan mengamati aneka jenis tanaman yang ditanam di pekarangan secara langsung. Kita bisa memperkenalkan satu demi satu nama-nama tanaman tersebut. Ajak anak-anak untuk membedakan jenis tanaman satu dengan tanaman lainnya. Sehingga secara tidak langsung anak-anak bisa mengenal morfologi masing-masing jenis tanaman tersebut dengan baik.

2. Mengenal siklus tumbuh aneka jenis tanaman

Berkebun di pekarangan memberi kesempatan bagi anak untuk menyaksikan sendiri siklus hidup aneka jenis tanaman. Anak-anak bisa menyaksikan biji tanaman itu mulai berkecambah, kuncup-kuncup daun mulai terbuka, kuncup-kuncup bunga mulai bermekaran dan lain sebagainya. Mereka juga menyaksikan tanaman tumbuh tinggi dan mulai menghasilkan putik-putik buah dari tangkainya. Semua ini merupakan pengalaman yang menakjubkan bagi si buah hati.

3. Menumbuhkan rasa percaya diri pada anak

Ketika menyemai aneka bibit pada sepetak tanah di pekarangan rumah, anak-anak bisa mengamati proses tumbuh tanaman itu. Ajak mereka ikut menyiram dan merawatnya hingga siap dipanen. Ketika tanaman sudah bisa dipanen, sampaikan pada anak bahwa tanamannya sudah boleh dipanen. Ajak mereka untuk memanen tanamannya secara langsung dan juga melibatkan mereka saat mengolahnya menjadi makanan.

Jika hasil panen banyak melebihi kebutuhan dapur, ajak anak untuk mengirimkannya ke tetangga. Katakan bahwa kita bahagia dan bangga dengan kerja kerasnya bersama-sama dalam menanam dan merawatnya hingga panen. Hal ini akan menumbuhkan rasa percaya diri pada anak. Sebab ia bisa melihat dan merasakan apa yang dilakukannya selama ini ternyata memberikan hasil dan membuat orang-orang di sekitarnya bahagia.

4. Menstimulus motorik kasar anak

Saat berkebun anak-anak melakukan banyak aktivitas yang melibatkan motorik kasarnya. Seperti berjalan, jongkok, menggali, mencangkul, mengangkat bibit, mengangkut sampah dan lain-lain. Jadi, secara tidak langsung aktivitas tersebut menstimulus keaktifan gerak motorik kasar anak.

5. Anak lebih sehat

Penulis yakin kita semua sepakat bahwa berkebun itu bikin sehat, setuju? Aktivitas berkebun memungkinkan seluruh anggota tubuh bergerak aktif. Sehingga tulang-tulang lebih terlatih dan kuat, lemak-lemak tubuh terbakar, keringat kotor keluar, otot-otot lebih kencang dan jantung pun bekerja aktif mendistribusikan darah segar yang kaya oksigen ke seluruh tubuh. Berkebun adalah aktivitas di luar ruangan. Itu berarti bahwa kesempatan tubuh untuk menghirup udara segar lebih leluasa. Semua inilah yang membuat aktivitas berkebun di halaman membuat anak lebih sehat dan ceria. Hanya saja tentunya dengan beberapa catatan yaitu:

  • Ingatkan anak agar segera mencuci tangan dengan sabun setelah berkebun.
  • Segera mandi dan mengganti bajunya dengan baju yang bersih.
  • Ingatkan anak-anak agar tidak mengambil dan memakan makanan saat tangan kotor.
  • Perhatikan kebersihan tangan dan kuku anak. Potong kuku anak jika sudah panjang.

 

6. Meningkatkan nafsu makan anak

Sering kesal melihat anak yang susah makan? Dijamin semua bisa diatasi dengan melibatkan anak berkebun. Sebab, aktivitas di luar ruangan membuat anak mengeluarkan energi lebih besar dan nafsu makannya bertambah. Apalagi jika makanan yang disuguhkan adalah dari pekarangan yang mereka panen sendiri. Tentunya anak-anak akan lebih bersemangat untuk makan sayur dan buah.

7. Anak lebih aktif dan bahagia

Kabar baik lainnya adalah anak-anak yang selalu beraktivitas di luar ruangan jauh lebih aktif dan bahagia. Karena dia merasa jiwanya lepas, pandangan matanya bebas tidak lagi dibatasi oleh tembok-tembok ruangan. Anak-anak bahagia karena ia bisa berinteraksi dengan alam, bercengkrama dengan tanaman dan kumbang. Anak-anak bahagia karena ia bisa bermain sepuasnya sambil berkebun. Apalagi jika ada orang tuanya yang ikut mendampingi, pasti kebahagiaan anak semakin berlipat-lipat.

Nah banyak banget kan manfaatnya? Ini baru manfaatnya bagi tumbuh kembang anak. Belum lagi manfaat lainnya seperti menumbuhkan keakraban antara orang tua dan anak, menyehatkan lingkungan, mennyegarkan lingkungan rumah dan lain sebagainya. Yang jelas, tidak ada ruginya berkebun di pekarangan, apalagi jika kita bisa menularkan semangat berkebun tersebut pada anak-anak. [sumber]

 

Lokasi : Jl. Raya Tawangmangu Km. 34 Srandon, Karang, Karangpandan, Karanganyar

Telepon:
(0271) 6901055
(0271) 6980006
081 329 206 869

Email:
agrowisata.amanah@gmail.com

Amanah

Author Since: 25 / Jan / 2016

About Author

Leave a Comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>