5 Permainan Outbond untuk Rangsang Motorik Si Kecil

Memasuki usia balita, tumbuh kembang si Kecil makin terlihat. Anda akan menyaksikan ia berkembang dalam berbagai aspek, mulai dari bahasa, seni, kognitif, sosial-emosional, hingga fisik-motorik. Supaya proses tumbuh kembang ini dapat lebih optimal, si Kecil perlu distimulasi sesuai usianya. Nah, untuk aspek motorik si Kecil, Anda dapat memberikan stimulasi lewat aneka permainan outbond anak.

Apa saja permainan outbond yang baik untuk mengembangkan motorik si Kecil? Yuk, simak satu per satu.

1. Balap Ulat Bulu

Tak perlu khawatir begitu mendengar nama permainan ini. Sebab, permainan ini tidak benar-benar menggunakan ulat bulu, kok. Balap ulat bulu adalah jenis permainan yang dilakukan secara berkelompok. Si Kecil dan teman-temannya akan diajak membentuk 3 hingga 4 tim, yang masing-masing terdiri dari 7 sampai 10 orang. Tiap tim akan diminta berbaris lurus ke belakang, dan tiap orang di dalam barisan harus berpegangan pada bahu teman yang ada di depannya.

Cara bermainnya, si Kecil dan teman satu kelompoknya harus adu cepat dengan tim lawan untuk sampai ke garis finish yang sudah ditentukan. Barisan yang dibentuk tidak boleh putus. Biasanya, agar permainan lebih seru, rute ke garis finish dibuat bervariasi dan berkelok-kelok.

Tak hanya baik untuk menstimulasi perkembangan motorik anak, permainan ini juga melatih kerja sama si Kecil dengan teman-teman satu timnya.

2. Menyampaikan Pesan Lewat Isyarat

Permainan selanjutnya yaitu menyampaikan pesan tanpa bersuara. Mungkin Anda pernah melakukan permainan seperti ini ya, waktu aktif di kegiatan Pramuka dulu?

Dalam permainan ini, si Kecil perlu menyampaikan pesan melalui gerakan, tidak boleh diucapkan. Hal ini tentu dapat mengasah kemampuan motorik si Kecil. Selain itu, aktivitas ini sekaligus mengasah imajinasinya. Sebab, si Kecil harus membuat isyarat-isyarat tertentu, agar pesan yang hendak disampaikannya dapat dimengerti dengan baik oleh teman satu timnya. Secara tak langsung, hal ini tentu membantu mengasah kreativitas si Kecil juga.

3. Berjalan di Atas Tali

Berjalan di atas tali adalah salah satu permainan outbond seru yang cukup menantang untuk si Kecil. Melalui permainan ini, si Kecil dapat melatih kemampuannya dalam mengoordinasi anggota tubuh, seperti mata, tangan, dan kaki. Tak hanya itu, ia pun dapat mengembangkan kemampuannya dalam menjaga keseimbangan serta melatih keberaniannya. Inilah yang mendorong kemampuan fisik-motoriknya. Dari permainan ini, si Kecil juga akan belajar bahwa berani mencoba sesuatu adalah awal dari keberhasilannya mengatasi tantangan yang ada.

4. Mini Flying Fox

Permainan yang cukup ekstrem ini adalah salah satu jenis permainan terpopuler dalam kegiatan outbond. Bahkan, bisa dibilang, outbond belum lengkap rasanya kalau tidak mencoba flying fox. Meski cukup mendebarkan, flying fox termasuk permainan outbond yang aman untuk anak, jika menggunakan peralatan yang tepat dan diawasi oleh tim profesional.

Sama halnya dengan permainan berjalan di atas tali, flying fox juga melatih kemampuan motorik si Kecil sekaligus keberaniannya. Sebab, sebelum meluncur, si Kecil harus menaiki anak-anak tangga hingga mencapai ketinggian tertentu sebagai titik awal meluncur. Di awal-awal, si Kecil mungkin merasa takut karena harus meluncur dari ketinggian dan dibayangi risiko terjatuh. Akan tetapi, Anda bisa memberitahunya, selama dilakukan dengan pengawasan dan alat yang sesuai, risiko bahaya dan kecelakaan dapat dihindari.

Begitu berhasil meluncur dengan lancar saat bermain flying fox, si Kecil akan merasa puas sekaligus percaya diri, karena ia sudah membuktikan keberaniannya melewati tantangan dalam permainan ini. Selain itu, teriakan lepas si Kecil saat menaiki flying fox juga baik untuk melepas stres serta emosi negatif di dalam dirinya.

5. Merayap di Atas Tanah Becek

Seperti namanya, permainan ini mengharuskan si Kecil merayap di atas tanah yang becek. Permainan ini merupakan games adu kecepatan dan ketangkasan yang benar-benar mengharuskan si Kecil bergerak aktif secara fisik, sehingga otot-otot besar di tubuhnya terlatih.

Lewat permainan ini, si Kecil juga belajar untuk lebih berani, lho. Selain itu, permainan ini juga melatih si Kecil agar ia senantiasa bersungguh-sungguh dalam mencapai tujuan dan menyelesaikan tantangan yang ada. Karena sifatnya kompetisi, permainan ini juga membentuk mental juang si Kecil, agar ia tak takut bersaing sehat dengan orang lain. [sumber]

Lokasi : Jl. Raya Tawangmangu Km. 34 Srandon, Karang, Karangpandan, Karanganyar

Telepon:
(0271) 6901055
(0271) 6980006
081 329 206 869

Email:
agrowisata.amanah@gmail.com

Amanah

Author Since: 25 / Jan / 2016

About Author

Leave a Comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>